Perjalanan napak tilas ke 5 Benua Dalam Sekejap mendapat sambutan yang cukup meriah dari para sahabat. Diantara komentator tersebut 3 orang beruntung mendapatkan tali asih berupa topi dari 3 benua. Read the rest of this entry »
5 Benua Walau Sekejap
Saya mengadakan plesiran mini dengan menggunakan jet pribadi. Saya stir sendiri, tanpa pramugari.
Pertama-tama tentu mengunjungi benua Asia, saya pilih ke India dulu karena saya pernah sekolah di India selama 11 bulan. Jet pribadi saya parkir di VIP parking area. Lalu saya sewa mobil ke Tajmahal.
Tajmahal yang megah dan mewah itu adalah sebuah tanda cinta. Saya hanya berfoto sebentar lalu makan dosa dua potong sekedar mengganjal perut.
Sayapun segera mengarahkan jet ke Beijing untuk menikmati indah dan megahnya Great Wall (Tembok Raksasa). Disana saya bertemu mas Heru yang kebetulan juga sedang jalan-jalan di Beijing.
Dari Asia saya melirik benua Afrika. Jet saya arahkan ke Namibia karena di negeri ini saya pernah bertugas sebagai anggota Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB dalam misi Untag selama 9 bulan. Kami disana sampai Namibia merdeka. Saya hanya ingin bernostalgia sambil foto dengan ibu-ibu yang memakai pakaian kebesaran mereka.
Mumpung di Afrika, saya lanjut pacu jet ke Mesir untuk meninjau piramid spinx dan naik unta.
Mencoba naik onta sebentar ach.
Saya lirik peta, kebenua mana ya enaknya ? Nhaaaa…ke Eropa saja untuk ber foto ria dengan keluarga kerajaan di London.
Dari London saya arahkan jet pribadi ke Belanda, nostalgia ketika saya mengikuti short course di Clingendael Institute Den Haag. Ingin mejeng di depan kincir angin deh.
Langsung ke Volendam untuk ngamen disana
Dari Den Haag saya akan menuju ke benua Amerika sekalian nostalgia lagi karena tahun 1983 pernah kesana waktu mengikuti officer Course di USAICS. Namun hati ini kok kepingin ke Hawaii menemui seorang sahabat disana.
Belum sempat menikmati tari Hula-Hula di Honolulu, seorang sahabat di Washington DC mengundangku untuk menghadiri acara di NDU. Sayapun melesat ke udara. Saya hanya mejeng sebentar di NDU sebelum menjelajah benua yang lain.
Kini saya siap-siap untuk mengakhiri acara Plesiran sekejap. Saya arahkan jet ke benua Australia. Kanguru memang belum pernah saya ihat tetapi saya lebih senang untuk melakukan wisata air setelah berjam-jam di udara.
Melihat saya asyik sendirian, beberapa sahabat yang saya temui di Sidney mengajak foto bersama.
Fuuhhhh….capai juga safari Plesiran nich, 5 benua walau sekejap. Nggak sempat beli oleh-oleh blas. Untungnya saya sempatkan membeli topi di airport.
Tiga topi diatas saya hadiahkan untuk para sahabat yang memberikan komentar pada artikel ini. Jika yang memberikan komentar lebih dari 3 orang maka kaleng susu nona yang akan menentukan.
Stay tune di Plesiran.
Piknik ke Samarinda Seberang
***
Samarinda Seberang merupakan titik awal berdirinya Kota Samarinda. Sejarah terbentuknya Samarinda Seberang sendiri dimulai sekitar Tahun 1667. Saat itu sebagian orang-orang Bugis Wajo dari Kerajaan Gowa (Sulawesi Selatan) meminta suaka kepada Sultan Kutai. Mereka kemudian diberikan kesempatan oleh Sultan Kutai untuk membuka perkampungan di suatu Tanah Rendah. Read the rest of this entry »
Calang bukan kota yang Malang
***
***
Calang, mungkin tak banyak yang tahu bahwa kota kecil diwilayah pesisir barat pantai Sumatera yang terkena dampak paling kuat dari tragedi Tsunami ini sangat indah. Calang yang terletak sekitar 160 km dari Banda Aceh, Ibukota propinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan pernah hancur total pada Desember 2004 itu kini mulai menggeliat. Read the rest of this entry »
Pesona Buttu Kabobong
Wisatawan domestik maupun mancanegara pastilah mengenal obyek wisata Tana Toraja. Namun apa yang saya paparkan dibawah ini tidak kalah indahnya, apalagi lokasinya bisa merupakan tempat alternatif peristirahatan bila menuju Tana Toraja. Read the rest of this entry »






















